
JAKARTA – Kementerian PANRB menyambut baik usulan Kementerian Kominfo yang akan membuat jabatan fungsional (jabfung) pengelola sistem manajemen keamanan informasi. Namun jabatan fungsional itu harus memberikan jaminan karir, agar tujuannya tercapai.
Hal itu dikatakan Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tasdik Kinanto, dalam rapat bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Direktur Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bambang Heru di Kementerian PANRB, Jumat (31/05).
Rapat tersebut membahas usulan Kominfo yang akan membentuk jabatan fungsional baru, yakni pengelola sistem manajemen keamanan informasi. Tasdik Kinanto mengatakan, dalam membentuk jabfung baru harus hati-hati. “Kalau perkembangan orientasi output-nya tidak maksimal, bisa jadi dosa besar kepada masyarakat,” katanya.
Untuk itu, sebelum draft naskah tersebut disetujui harus disempurnakan terlebih dulu agar karirnya terjamin dan pasti. Demikian juga masalah administratifnya, supaya benar-benar diperhatikan. “Jangan lupa pembinaan karir diperhatikan, agar tujuan tercapai,” ujarnya.
Untuk itu, Kominfo diminta segera menyiapkan kriteria jenjang pendidikan, pertimbangan nama dari jabatan, dan menyiapkan organisasi pembinaan. Selain itu, tunjangan jabfung ini harus bersaing dengan swasta, agar menarik minat profesional di bidang TI.
Bambang Heru mengatakan, pentingnya jabfung ini karena mengarah pada manajemen di bidang keamanan informasi. Dewasa ini, Singapura dan Malaysia sudah sangat concern dengan indeks keamanan informasi. “Indonesia seharusnya juga mencontoh negara tetangga tersebut dengan berbasis on procedure dan zero tolerant sebagai wujud dari reformasi birokrasi,” ucapnya.
Dari hasil riset, belum adanya security policy di Kementerian/Lembaga (K/L). Hal itu menjadi pekerjaan rumah bagi Kominfo untuk menyelesaikan blue print pembangunan di bidang Teknologi Informasi, serta pemeringkatan e-Government di seluruh K/L maupun pemerintah daerah. Untuk saat ini, ada dua BUMN yakni Telkom dan Pertamina yang sudah bagus awareness-nya terhadap manajemen keamanan teknologi informasi. (bby/HUMAS MENPANRB)
Berita Terbaru
31.Des.2025
Sambut Tahun 2026, Menteri dan Wakil Menteri PANRB Ajak ASN Terus Berikan Layanan Sepenuh Hati
31.Des.2025
Dari Kebijakan ke Transformasi: Langkah Kementerian PANRB Membangun Birokrasi Masa Depan di 2025
31.Des.2025
Optimalkan Pelayanan Publik, WamenPANRB Tinjau Posko Pusat Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026
31.Des.2025
Indonesia Tawarkan Lebih Banyak Peluang Studi bagi Warga Kamboja melalui Indonesia Aid Scholarship (TIAS)
31.Des.2025
Kemenkes: Program CKG Tembus 70 Juta Peserta
31.Des.2025








