





Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi menghadiri acara Pelepasan Ekspor Tahap Pertama Kareta Penumpang Produksi PT. INKA Ke Bangladesh, dan Peluncuran Program Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE) di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (31/03). Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan, Gubernur Jatim Soekarwo, Walikota Surabaya Tri Rismaharini.
Dirut PT INKA mengungkapkan, selain ke Bangladesh, produknya sudah masuk pasar internasional, seperti Pakistan, Srilanka dan Thailand. Kini pihaknya juiga mendapat tawaran dari Mesir untuk bikin pabrik di sana. INKA juga tengah mengerjakan proyek kereta listrik teknologi lebih tinggi dari LRT. Menteri Keuangan Bambang S. Brojonegoro dalam kesempatan itu mengatakan, stigma d imasa lalu bahwa BUMN bidang manufaktur hanya mengandalkan pemerintah. Tetapi peristiwa ini menjadi bukti bahwa mereka tidak sekadar mengandalkan proyek pemerintah, tetapi sudah mampu ekspor atau pasar internasional.
Dikatakan juga bahwa cukup banyak UKM yang mendukung industri berorientasi ekspor. “Multipel effect harus terjadi dan menyebar ke UKM. Untuk itulah KURBE diluncurkan untuk mendukung UKM pendukung produk ekspor,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa ke depan makin banyak ekspor dan harus sama2 mendukung eksport sebagai sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia. (nrl/HUMAS MENPANRB)