Berita Terkini

20170526 munggahan bersama Azwarabubakar
26.Mei.2017

Bulan Ramadhan, Kinerja ASN Tak Boleh Kendor

Menteri Asman Abnur dan mantan Menteri PANRB Azwar Abubakar beramah tamah dengan para pegawai Kementerian PANRB, Jumat…
20170524 kalibata4
25.Mei.2017

Cegah Pemborosan, Kepala Daerah Diminta Perkuat Manajemen Kinerja

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur memberikan arahan di Badan…
Default Image
24.Mei.2017

Pastikan IPSE 2017 Lancar

JAKARTA - Berbagai persiapan dilakukan Kedeputian Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan…
20170523 UNJ7
23.Mei.2017

Saatnya Perguruan Tinggi Menjadi Tempat Belajar Mahasiswa Asing

Menteri Asman Abnur didampingi Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ Sofia Hartati meninjau pameran dari berbagai faklutas…
20170523 UNJ
23.Mei.2017

Perguruan Tinggi Harus Berinovasi Untuk Ciptakan Lulusan Berkualitas Internasional

JAKARTA - Pendidikan merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualifikasi dan berkompeten.…
20170522 Harkitnas.JPG 5
22.Mei.2017

Menteri Asman : Harkitnas Momentum Akselerasi Reformasi Birokrasi

Menteri Asman saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-109 di Lapangan Kantor Kementerian…
20170521 Penutupan Simposium Gresik 9
20.Mei.2017

Perbaikan Kualitas Pelayanan Publik Melalui Kompetisi Inovasi

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur memberikan arahan dalam acara penutupan Gelar…
IMG 2641
20.Mei.2017

Banten Harus Menjadi Role Model Penempatan Jabatan Tinggi yang Fair Dibawah Gubernur Wahidin

SERANG - Pelantikan Gubernur Banten yang baru Wahidin Halim sebagai hasil pilkada serentak 2017, harus membawa…
 

Passing Grade TKD CPNS Tak Dapat Ditawar-tawar

Pin It

JAKARTA – Dari sekitar 165 ribu peserta tes kompetensi dasar (TKD) CPNS tahun 2012, hanya sekitar 40 ribu atau sekitar 35 persen yang memenuhi ambang batas (passing grade) kelulusan. Jumlah itu juga belum bisa memenuhi formasi jabatan, sehingga diperkirakan terdapat sejumlah formasi yang tidak terisi.

Kendati demikian, pemerintah tidak akan menurunkan passing grade. “Wakil Presiden sudah menegaskan agar passing grade tidak diturunkan. Kalau ada instansi yang minta menurunkan untuk jabatan tertentu, saya tidak merekomendasikan,” ujar Deputi SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB Ramli E. Naibaho dalam rapat koordinasi dengan 41 instansi penyelenggara rekruitmen CPNS, di Jakarta, Senin (25/09).

Pasca penyerahan hasil pengolahan lembar jawaban komputer (LJK) tes kompetensi dasar (TKD) di BPPT, Rabu tanggal 19 September 2012, instansi penyelenggara rekruitmen CPNS diharapkan segera mengumumkan hasilnya. Namun ternyata sejumlah instansi menyikapinya secara beragam. Ada yang langsung bereaksi, lantaran banyak lembar jawaban komputer (LJK) yang tidak valid, dan melayangkan surat ke Kementerian PAN dan RB. Namun ada juga instansi yang sama sekali belum menyentuh hasil pengolahan LJK tersebut. Di pihak lain, harus diakui bahwa masyarakat, terutama peserta tes CPNS sangat menunggu hasilnya.

Sebenarnya, Kementerian PAN dan RB, melalui situs www.menpan.go.id juga telah merilis hasil TKD, yang bisa diakses dengan memasukkan nomor tes peserta. Tampilan yang muncul, adalah nilai hasil TKD tanpa ada penjelasan apakah peserta test tersebut lolos atau tidak.

Hal ini beralasan,  karena pihak yang berwenang mengumumkan lulus tidaknya peserta TKD adalah pejabat pembina kepegawaian (PPK) masing-masing instansi. “Namun kelulusan didasarkan pada nilai ambang batas atau passing grade hasil ujian kompetensi dasar,” ujar Ramli.

Seperti diatur dalam Peraturan Menteri PAN dan RB No. 233 tahun 2012,  apabila jumlah yang memenuhi nilai ambang batas melebihi jumlah formasi jabatan yang telah ditetapkan, maka penetapan selanjutnya berdasarkan rangking nilai tertinggi berurutan nilai berikutnya, sampai dengan jumlah alokasi formasi masing-masing jabatan.

Untuk instansi yang hanya menyelenggarakan TKD, bila jumlah peserta  yang mencapai nilai ambang batas kelulusan sama atau kurang dari jumlah alokasi formasi, maka peserta TKD yang mememuhi passing grade dinyatakan lulus. “Bisa jadi,  ada formasi yang tidak terisi, kalau ternyata jumlah peserta TKD yang lulus passing grade pada posisi dimaksud kurang dari jumlah formasi yang ditetapkan,” ujar Asisten Deputi SDM Aparatur Nurhayati.

Ditambahkan, kalau peserta yang nilai TKD-nya lebih dari jumlah alokasi formasi yang ditetapkan, maka penentuan kelulusan berdasarkan peringkat nilai tertinggi, mulai dari karakteristik pribadi, intelegensia umum dan wawasan kebangsaan.

Namun, apabila jumlah pelamar yang memenuhi passing grade kurang dari jumah alokasi formasi yang ditetapkan, kekurangan itu dapat diisi dari pelamar jabatan lain yang kualifikasi pendidikannya sama. “Tetapi juga harus memenuhi passing grade,” tambahnya.

Dijelaskan, untuk SLTA/sederajat, passing grade-nya 25 untuk tes karakteristik pribadi, dan masing-masing nilainya 5 untuk intelegensia umum, dan wawasan kebangsaan. Sedangkan untuk  DII/DIII/sederajat, kartakteristik pribadi ditetapkan 27,5; intelegensia umum dan wawasan kebangsaan masing-masing harus 7,5. Sementara untuk S1/ DIV ke atas, karakteristik pribadi minimal harus 30; intelegensia umum 15; dan wawasan kebangsaan 10. Ditambahkan, dari 200 soal dalam TKD, setiap jawaban yang benar mendapatkan nilai 0,5, sehingga kalau benar seluruhnya, total nilainya 100.

Selain passing grade, ada hal lain yang bisa menggugurkan peserta, yang dikategorikan invalid. “Ada ribuan peserta yang invalid,” ujar Nurhayati. Ini terjadi, antara lain karena tidak ada tandatangan di daftar hadir, kurang lengkap pengisian LJK, terbukti melakukan kecurangan dalam  ujian tulis, bisa juga karena  LJK tidak terbaca oleh komputer ketika proses scanning di BPPT,” ujarnya.

Nurhayati juga mengungkapkan, bagi instansi yang menyelenggarakan ujian kompetensi bidang atau test psikologi lanjutan,  peserta yang sudah memenuhi passing grade, dan memenuhi urutan rangking nilai, belum tentu lulus CPNS. Nilai kelulusan ditentukan berdasarkan peringkat nilai tertinggi dari gabungan nilai TKD dan TKB. Kalau setelah digabung, ternyata ada yang nilainya sama, maka yang lulus adalah peserta yang hasil TKD-nya lebih tinggi.

Dikatakan juga, ada beberapa instansi yang sebelum melaksanakan TKD sudah menyelenggarakan TKB. Misalnya Kementerian Hukum dan HAM yang menyelenggarakan tes kesamaptaan/tes fisik. Dalam hal ini, meski sudah lulus TKB, tetapi ternyata tidak lolos TKD, maka pelamar dimaksud harus dinyatakan tidak lulus. (ags/HUMAS MENPAN-RB)

 

 

NILAI AMBANG BATAS (PASSING GRADE) KELULUSAN  UJIAN KOMPETENSI DASAR SELEKSI CPNS TAHUN 2012

 

No

 

Tingkat Pendidikan

Nilai

ambang batas (Passing Grade)

 

Keterangan

1

SLTA/Sederajat

25

 

 

5

 

 

5

50 jawaban benar dari 100 soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

 

10 jawaban benar dari 50 soal Tes Intelegensia Umum (TIU)

 

10 jawaban benar dari 50 soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

 

2

DII/DIII/Sederajat

27,5

 

 

7,5

 

 

7,5

55 jawaban benar dari 100 soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

 

15 jawaban benar dari 50 soal Tes Intelegensia Umum (TIU)

 

15 jawaban benar dari 50 soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

 

3

SI/DIV, S2, S3 sederajat

30

 

 

15

 

 

10

60 jawaban benar dari 100 soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

 

30 jawaban benar dari 50 soal Test Intelegensia Umum (TIU)

 

20 jawaban benar dari 50 soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

 

 

 

Hubungi Kami :

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Jl. Jend. Sudirman Kav. 69 Jakarta Selatan - 12190 Indonesia
Telp. (+6221) 7398381 - 89
Email : .
Facebook twitter 26 instagram 25 Youtube RSS map-24