Kamis, 24 April 2014

Tunjangan Tidak Ikut Naik, Staf Protes

Dibuat pada 04 Maret 2013
Dilihat: 964
Cetak

BONTANG- Adanya kenaikan tunjangan kinerja daerah bagi pegawai negeri sipil (PNS) mendapatkan sorotan dari PNS lainnya yang merasa adanya kesenjangan gaji PNS yang berpangkat rendah, dengan pimpinan sebuah instansi.

Seperti yang diungkapkan PNS yang namanya tidak ingin dikorankan mengatakan seharusnya pembagian tunjangan kinerja daerah bagi pegawai negeri sipil (PNS) itu diberikan secara adil.

“Kenapa pemberian tunjangan itu hanya pimpinan saja dinaikkan, seharusnya adil. Ketika menaikkan gaji ataupun tunjangan semua staf baik yang berpangkat rendah juga ikut mengalami kenaikan,” ungkapnya seperti diberitakan Bontang Post (Grup JPNN).

Dia mengungkapkan bahwa ada kesenjangan yang terjadi antara pimpinan dan staf.  “Padahal yang bekerja kan juga staf,” paparnya.

Senada PNS lainya pun mengungkapkan kalau pimpinan sekarang pilih kasih. Pasalnya, yang diberikan kenaikan tunjangan cuma kepala-kepala saja. “Seharusnya ketika dinaikkan satu semua dinaikkan meskipun naiknya tidak seberapa,” terangnya.  

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bontang Siti Ngaisah saat ditemui di ruangannya menjelaskan jika kenaikan gaji itu sudah aturan dari pusat yang diatur oleh Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2012 tentang perubahan ke-14 atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1977 tentang peraturan gaji pegawai negeri sipil.

“Kalau berbicara masalah gaji itu sudah aturan dari pusat, dan seluruh Indonesia gaji pegawai itu sama ketika golongan dan masa kinerjanya sama,” ungkapnya.

Namun, untuk masalah tunjangan diakui memang berbeda karena ada tunjangan jabatan, tambahan penghasilan dan tunjangan lainnya. Dan ini berbeda karena dari jabatan saja sudah membedakan.

“Bisa dilihat ketika misalnya ada permasalahan yang paling bertanggung jawab itu adalah kepala atau pimpinannya,” terangnya.

Ngaisah menyatakan, PNS yang mengeluh dan minta perhatian pemerintah harus mengembalikan ke diri masing-masing dulu apakah kinerja yang diberikan sudah menuju pelayanan yang profesional.

“Seharusnya PNS yang ada harusnya lebih bersyukur. Dibandingkan PNS di daerah lainnya, imbalan yang diterima PNS di Bontang tiap bulan sudah tergolong lumayan,” ujarnya.

Lanjut Ngaisah mengharapkan kedepannya para abdi negara pun diminta tak terus mengeluh, justru harus berpikir bagaimana memberi pelayanan yang baik. (*/ram)

Sumber: http://www.jpnn.com/read/2013/03/03/160851/Tunjangan-Tidak-Ikut-Naik,-Staf-Protes-

Kalender Arsip

April 2014
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 1 2 3 4
You are here:   HomeLiputan MediaSub Bidang Pelayanan PublikTunjangan Tidak Ikut Naik, Staf Protes