|
|
|||
|---|---|---|---|
|
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi... |
|
Ini Beda PNS di China dengan Indonesia 21-05-2013 Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi... |
|
Tiga Indikator Birokrasi Dinilai Baik 13-05-2013 Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi... |
MANOKWARI - Menteri PAN dan RB Azwar Abubakar melakukan kunjungan mendadak (Kundak) ke RSUD Manokwari dan RSAL Manokwari, Senin, tanggal 28 Mei 2012 yang merupakan hari libur. Semula, kunjungan itu dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Selasa, 29 Mei 2012.
Seperti diketahui, Senin 28 Mei 2012 merupakan hari libur peringatan Paskah kedua di Papua Barat. “Saya ingin melihat pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan pada hari libur. Kalau di rumah sakit, pelayanan tidak boleh berhenti walau hari libur,” ujar Menteri.
Lebih lanjut Menteri Azwar Abubakar mengatakan, Walaupun hari libur, pelayanan harus tetap berjalan dengan baik. Sebab pelayanan rumah sakit merupakan pelayanan dasar yang harus dinikmati oleh masyarakat. “Saya ingin memastikan, bagaimana pelayanan yang dilakukan oleh PNS, apakah sudah baik apa belum,” ujarnya menambahkan.
Selain itu, Menteri juga perlu memastikan apakah SDM-nya sudah memadahi, baik dari segi jumlah maupun kompetensinya. Kalau belum, bagaimana solusinya, kebijakan yang harus diambil, sejalan dengan langkah dalam membangun sebuah birokrasi yang bersih, mumpuni dan melayani. “Saya ingin memastikan di lapangan,” tegasnya.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi daerah, karena banyak permasalahan di daerah yang tidak diketahui oleh pusat. Dengan kunjungan mendadak akan kelihatan pelayanan yang sesungguhnya, apa adanya, tidak direkayasa.
Salah satu yang terungkap dalam pertemuan itu adalah kepindahan dr. Wivian, salah satu dokter spisialis penyakit dalam. Dia mengatakan, sudah 9 tahun dialihtugaskan dari Provinsi Papua ke Manokwari Papua Barat. Meski sudah diurus, tapi sampai saat ini belum juga selesai. “Ini kita harus tahu, di mana letak kesulitannya,” kata Menteri PAN dan RB Azwar Abubakar.
Dalam kesempatan itu, Direktur RSUD Manokwari dr. Firman mengungkapkan, RSUD Manokwari memiliki 171 ruang rawat inap, 141 merupakan ruang rawat inap kelas tiga. Untuk SDM, termasuk dokter spisialis, sudah terpenuhi. Masalah yang masih kurang adalah sarana dan prasarana, termasuk rumah dinas dokter. Bahkan rumah dinas untuk seorang direktur RSUD, sampai saat ini belum ada. “Saya masih menempati rumah barak,” ujar dr. Firman.
Dalam kunjungannya ke RSAL, Menteri PAN dan RB yang didampingi Deputi Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Herry Yana Sutisna cukup terkesan. Pasalnya, dengan bangunan gedung yang sangat sederhana, tapi tertata rapih dan bersih.
Dalam kunjungan kerja Menteri PAN dan RB Awar Abubakar di Manokwari, disamping peninjauan ke bebagai unit pelayanan, seperti Samsat, BPN, juga akan menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas dalam rangka membangun zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi yang dilakuan oleh Bupati se Papua Barat. (swd/ HUMAS MENPAN-RB)